kemarin..
dah lama ya ga nulis blog..
aku lg membenamkan diri dlm skripsi…
bbrp hr lalu, aku ngobrol ma seorg kk (he3x, kyknya peringkatny kk dah naik, dr tmn ke big bro…eits, jgn senyum2 sendiri n blushing gitu dong!!)
. Yah, biasa topik utama adl skripsi. Dlm perdebatan dan analogi yg Tak Bisa Diungkapkan Dgn Kata2 (heran jg, qo bisa ya komputer dianalogikan dgn hal2 itu, disambung2in…??!!!
), dlm suasana yg diburu2 gara2 kk mo plg… ad satu hal dari kt2ny yg bkn aku pengen nulis blog ini :
intinya : "jgn krn memusingkan hal kecil (krn ingin perfect), sampe ga bs ngerjain bagian skripsi yg lain"
yup,kdg.. aku sering terlupa. memusingkan hal kecil,hingga hal yg besar terlupa. Itu karena : jika aku bisa melakukan sesuatu, maka aku ingin melakukan sesuatu tersebut dengan sempurna. Hingga aku puas dgn usahaku. Ga menyesal di kemudian hari. Masalah hasil sih belakangan… walau kalo gagal ya pasti kecewa sih, tp at least aku dah berusaha sebaik2nya.
Tapi ya itu,kdg gara2 tlalu memperhatikan hal2 detail, hal2 yg pokok jd terlantar.. Wah, thx y k dah ngingetin.
Hmmm.. jadi inget ma sbh cerita (gw tulis kembali berd. sbh artikel d majalah) :
ada seorang guru yang membawa botol besar, kerikil,batu besar, dan pasir. Sang guru meminta muridnya u/ memasukkan pasir, kerikil, dan batu besar secara berurutan ke dlm botol. Sang murid mulai memasukkan pasir, dan diikuti dgn kerikil ke dlm botol. Ketika si murid mencoba u/ memasukkan batu besar, ternyata batu tersebut tidak dapat masuk ke dlm botol. Sang guru tersenyum.. lalu meminta murid tsb utk mengambil botol yang lain. Ia meminta si murid u/ mengeluarkan benda2 tsb dari botol dan memasukkannya kembali ke dalam botol. hanya saja urutannya dibalik. Batu besar dimasukkan terlebih dahulu, lalu diikuti dgn kerikil dan akhirnya pasir.Ternyata ketiga macam benda itu bisa masuk ke dalam botol. Karena pasir dan kerikil, mengisi ruang2 kosong diantara batu2 besar.
Sang guru pun bertanya pada murid2nya.
"pelajaran apa yg bisa kalian ambil dari dua percobaan diatas?"
seorang murid mengacungkan jarinya, dan menjawab : "sebenarnya manusia itu ga punya alasan utk mengatakan bahwa dia tak punya waktu. Sesibuk2nya seorang manusia, jika ia mau memasukkan suatu kegiatan kecil ke dalam agendanya - diantara kegiatan2 besarnya - , pasti dia memiliki waktu utk melakukan semua kegiatannya…"
Sang guru tersenyum, lalu berkata………………
tet..teret..teret… dan pertanyaannya adalah :
1. coba tebak deh, kira2 sang guru itu bakal ngomong apa????!!!!
2. bner ato ga jawaban si murid?
3. lalu apa makna yg dikandung oleh simbol "batu besar, kerikil, pasir, dan botol?"
— ya, silahkan dipikir2 n ditimbang2 dulu
—
dah selese mikirnya?? yo wiz kita samain jawaban lo ma jawaban dari gw ya…
owke,this is the answer :
sbnernya botol besar itu adalah simbol atawa analogi dari Waktu. Bagaimana cara kita mengisi waktu yg tersedia buat kita, 24 jam sehari…
Kalo kita mengisi waktu kita dgn memprioritaskan hal2 kecil (pasir, n kerikil) maka waktu kita akan habis dan kita ga sempat u/ mengisi waktu kita dgn hal2 besar, hal2 yg bnar2 bmanfaat dan bmakna u/ hidup kita (batu besar).
Tapi kalo kita mengisi hari dgn mendahulukan hal2 yg pokok utk kita maka hal2 kecil itu akan ikut serta dlm hal2 besar yg kita kerjakan..